culinery

Es Krim Turki: Sensasi Kenyal Unik yang Bikin Penasaran Dunia

Es Krim Turki

Kalau kamu pernah jalan-jalan ke Turki—atau minimal melihat video street food di media sosial—pasti sudah tidak asing dengan es krim Turki yang penjualnya jahil setengah mati. Bukan cuma soal rasa, es krim Turki atau Dondurma menawarkan pengalaman unik yang sulit dilupakan. Mulai dari teksturnya yang tidak biasa, cara penyajiannya yang penuh trik, sampai sejarah panjang yang sarat budaya, semuanya membuat es krim ini punya daya tarik tersendiri.

Es krim Turki bukan sekadar camilan pelepas dahaga. Ia adalah perpaduan antara kuliner, hiburan, dan tradisi yang telah hidup ratusan tahun.

Apa Itu Es Krim Turki?

Apa Itu Es Krim Turki

Es krim Turki dikenal dengan nama Dondurma, berasal dari bahasa Turki dondurmak yang berarti “membekukan”. Sekilas memang terlihat seperti es krim biasa, tapi begitu diperhatikan lebih dekat, perbedaannya langsung terasa Wikipedia.

Dondurma memiliki tekstur sangat kenyal, elastis, dan padat, bahkan bisa ditarik seperti permen karet tanpa mudah meleleh. Inilah yang membuat penjualnya bisa memainkan es krim dengan tongkat panjang, membalik cone, bahkan “menghilangkan” es krim di depan mata pembeli.

Berbeda dengan es krim Barat yang lembut dan creamy, es krim lebih kokoh dan tahan panas. Kamu bisa memegangnya lebih lama tanpa khawatir langsung lumer.

Rahasia Tekstur Kenyal Es Krim Turki

Keunikan es krim Turki terletak pada dua bahan utama yang jarang digunakan dalam es krim modern:

  1. Salep
    Salep adalah bubuk yang berasal dari umbi anggrek liar. Bahan ini memberi tekstur elastis dan kental yang khas. Salep juga memiliki aroma lembut yang membuat rasa es krim semakin istimewa.

  2. Mastic (damar alami)
    Mastic adalah getah pohon pistachio liar yang tumbuh di kawasan Mediterania. Fungsinya memperkuat tekstur dan menambah rasa unik yang sedikit earthy.

Kombinasi salep, susu, gula, dan mastic inilah yang membuat Dondurma tidak mudah meleleh meskipun berada di suhu ruang lebih lama dibanding es krim biasa.

Atraksi Penjual Es Krim Turki yang Ikonik

Salah satu alasan es krim begitu populer di dunia adalah cara penyajiannya. Penjual es krim terkenal dengan atraksi lucu yang sering membuat pembeli tertawa sekaligus kesal.

Dengan tongkat logam panjang, mereka akan:

  • Menarik es krim tinggi-tinggi

  • Membalik cone secara tiba-tiba

  • Memberikan cone kosong

  • Menggoda pembeli dengan gerakan cepat

Atraksi ini bukan sekadar iseng. Di Turki, cara menjual es krim adalah bagian dari budaya jalanan. Penjual yang pandai menghibur biasanya lebih ramai pembeli. Bahkan, di beberapa tempat wisata, pertunjukan es krim ini sudah seperti atraksi wajib yang ditunggu-tunggu turis.

Sejarah Es Krim Turki yang Panjang

Es krim Turki sudah ada sejak masa Kekaisaran Ottoman, sekitar abad ke-16. Awalnya, es krim ini dibuat secara tradisional di wilayah Kahramanmaraş, sebuah kota di Turki selatan yang hingga kini dikenal sebagai “kampung halaman” Dondurma.

Pada masa lalu, es krim dibuat menggunakan salju pegunungan yang disimpan di gudang bawah tanah. Susu kambing dari pegunungan Taurus dipilih karena kandungan lemak dan proteinnya yang tinggi, membuat rasa es krim lebih kaya.

Dari Kahramanmaraş, Dondurma menyebar ke berbagai wilayah Turki dan akhirnya dikenal dunia.

Varian Rasa Es Krim Turki

Meskipun terkenal dengan teksturnya, rasa es krim juga tidak kalah menarik. Beberapa varian klasik yang paling populer antara lain:

  • Vanila klasik – sederhana, tapi kaya aroma salep

  • Pistachio – favorit banyak orang, khas Timur Tengah

  • Cokelat – lebih pekat dan padat

  • Strawberry – segar dengan sentuhan manis alami

  • Saffron – eksotis dan beraroma khas

Di era modern, banyak penjual juga menawarkan rasa kekinian seperti oreo, karamel, dan matcha, meskipun versi tradisional tetap menjadi primadona.

Es Krim Turki di Dunia Internasional

Es Krim Turki di Dunia Internasional

Kini, es krim bisa ditemukan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Di pusat perbelanjaan atau festival kuliner, gerobak es krim sering menjadi pusat perhatian karena atraksinya yang menghibur.

Namun, sebagian pecinta kuliner berpendapat bahwa rasa Dondurma asli di Turki tetap tidak tergantikan, karena kualitas salep dan mastic terbaik memang berasal dari wilayah asalnya.

Meski begitu, popularitas es krim membuktikan bahwa makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga pengalaman.

Kenapa Es Krim Turki Begitu Digemari?

Ada beberapa alasan mengapa es krim begitu disukai oleh berbagai kalangan:

  1. Pengalaman interaktif
    Membeli es krim sekaligus menonton pertunjukan singkat adalah hal yang jarang ditemukan di kuliner lain.

  2. Tekstur unik
    Kenyal, elastis, dan tidak cepat meleleh membuatnya berbeda dari es krim biasa.

  3. Nilai budaya
    Es krim Turki membawa cerita sejarah dan tradisi yang kuat.

  4. Cocok untuk segala usia
    Anak-anak hingga orang dewasa sama-sama terhibur.

Es Krim Turki sebagai Ikon Wisata Kuliner

Bagi wisatawan, mencicipi es krim Turki sering masuk dalam daftar “wajib coba”. Sama seperti kebab, baklava, dan teh apel, Dondurma telah menjadi simbol kuliner Turki yang mendunia.

Di kawasan wisata seperti Istanbul, penjual es krim mudah ditemukan, terutama di sekitar Grand Bazaar dan Sultanahmet. Banyak turis sengaja mengantre hanya untuk merasakan sensasi “dikerjai” oleh penjualnya.

Penutup

Es krim Turki bukan sekadar makanan penutup. Ia adalah perpaduan rasa, tekstur, hiburan, dan sejarah yang menyatu dalam satu cone. Dari bahan alaminya yang unik, teksturnya yang elastis, hingga atraksi penjual yang ikonik, semuanya membuat es krim Turki memiliki tempat istimewa di hati para pecinta kuliner dunia.

Jika suatu hari kamu berkesempatan mencicipinya langsung di Turki, bersiaplah bukan hanya untuk menikmati rasa es krim, tapi juga untuk tertawa dan terkejut. Karena dalam setiap gigitan es krim Turki, ada cerita, budaya, dan keceriaan yang ikut melekat.

Baca fakta seputar : culinery

Baca juga artikel menarik tentang : Nasi Dagang: Menyelami Kelezatan Kuliner Tradisional Melayu yang Tak Lekang oleh Waktu

Author